Kamis, 18 Februari 2010 0 komentar By: Himabio UNY

BIONIC UNY Rebut 2 Gelar di ajang WBWR 2010

Selama 3 hari 2 malam di Surabaya-Madura kemaren, BIONIC UNY, berhasil menyabet 2 gelar di ajang WBWR 2010 ( Waterbird Watching Race 2010 ). Acara yang bertemakan "Enjoying bird conservation with love in Suramadu's Birdwatching" ini berlangsung di dua tempat. Gunung anyar (Surabaya) dan Bangkalan (Madura). Dua gelar yang berhasil disabet adalah Juara Pengamat Berpotensi (Harapan 1) dan menjadi tim "terheboh" di ajang tingkat Nasional ini.

Lomba pengamatan burung tingkat Nasional yang dilaksanakan pada tanggal 12 - 14 Februari 2010 ini diselenggarakan oleh Kelompok Studi Burung Liar (KSBL) PECUK Jurusan Biologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Setidaknya terdapat 30 tim lebih dari seluruh Indonesia yang ikut di ajang bergengsi ini, termasuk pengamat dari Finlandia. Pengamatan lebih dikhususkan pada burung-burung air (waterbird). Lokasi yang dipilih untuk lomba di tahun ini pun tidak sembarangan. Beberapa orang panitia yang tergabung dalam kelompok PECUK melakukan survey terlebih dahulu untuk memastikan kelayakan tempat tersebut. Berdasarkan informasi yang kami peroleh, di Gunung anyar sendiri terdapat 147 jenis burung.

BIONIC UNY pada lomba kali ini mengirimkan 9 orang wakilnya yang berjuang di medan WBWR 2010, di bawah teriknya matahari kota Surabaya. BSO Himabio ini mengirimkan orang-orangnya yang masih cukup dibilang baru mengenal burung air. Adapun susunan tim yang berangkat ke Surabaya adalah sebagai berikut :

Tim 1 ( Bionic Piyek ) : Zulqarnain A, Shaim Basyari, Dlohak Annahwi
Tim 2 ( Bionic Seneng Piknik ) : Waskito Kukuh W, Alfaridi Junianto P, Mufti Nur F
Tim 3 ( Bionic Juv. Raptor ) : R. Arif Alfauzi, Ritia Rahmawati, Abdu Rohman

Dalam lomba ini, mereka mengikuti beberapa kegiatan yang digendakan panitia. Di hari pertama, mereka melakukan pengamatan di kawasan tambak Bangkalan, Madura. Di hari pertama ini, pengamatan hanya berlangsung sangat singkat. Di mulai dari pukul 15.00 dan berakhir pukul 17.00 Waktu setempat. Spesies kunci di tempat ini Cangak Abu (Ardea cinerea), Elang Brontok (Spizaetus cirhaetus), dan Bubut Jawa (Centropus bengalensis). Dari 3 spesies kunci yang ditentukan panitia ini ketiga tim Bionic hanya mampu mendapatkan 1 spesies saja.

Di hari kedua, pengamatan dilakukan di kawasan tambak Gunung Anyar, Surabaya. Kali ini panitia memberi waktu pengamatan yang cukup lama. Dari pukul 07.00 hingga berakhir pada pukul 17.00 waktu setempat. Spesies kunci di tempat ini pun sama persis dengan spesies kunci yang ada di Bangkalan.

Penilaian ditentukan dari sketsa gambar burung, penamaan ilmiah+inggris+indonesia, perilaku burung dan juga dari hasil kuis yang dilaksanakan di akhir acara. BIONIC, dengan wakilnya tim 1 (Bionic piyek) menempati posisi ke empat dengan total skor 415 setelah harus mengakui keunggulan Cemara (jambi) dengan point 416 di posisi ketiga. Di posisi kedua ditempati oleh Green Monster (Jakarta) , sedangkan diposisi pertama direbut oleh Alsoneta (Jogja). BIONIC UNY sendiri berhak atas tropi Pengamat Berpotensi. Di acara puncak pemberian hadiah ini pula, BIONIC mendapatkan penghargaan sebagai tim "terheboh" di ajang WBWR 2010.

Selamat atas prestasi yang ditorehkan BIONIC, semoga mampu menginspirasi untuk selalu melakukan konservasi.

Kepedulian hari ini, Kelestarian masa depan.
Rabu, 10 Februari 2010 0 komentar By: Himabio UNY

Semangat Perdana di Rapat Perdana

Hari Selasa, 9 Februari 2010 mungkin menjadi hari bersejarah bagi para pengurus HIMABIO 2010 karena hari itu merupakan hari dimana diadakannya rapat perdana bagi pengurus. Perkenalan antar pengurus menjadi menu pertama yang tersaji dalam rapat perdana itu. Setidaknya 90% pengurus hadir dalam rapat perdana yang diadakan di bawah rindangnya pohon Filicium sp yang ada di taman ormawa FMIPA itu. Sedangkan beberapa pengurus HIMABIO 2010 yang lain belum bisa hadir karena ada beberapa hal. Sakit, pulang kampung dan keperluan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan menjadi alasan mereka yang belum bisa hadir di rapat ini.

Dalam rapat itu dibahas juga mengenai peraturan sekret yang langsung dipimpin oleh ibu HIMABIO, sekretaris 1 yaitu Riza Sativani H. Harapannya dengan diberlakukannya peraturan itu dapat menjadikan sekret HIMABIO yang nyaman, kondusif dan inspiratif tentunya. Agenda yang tidak kalah penting lagi adalah pembuatan proker HIMABIO 2010. Sesaat setelah pembentukan peraturan sekret, tiap-tiap bidang di HIMABIO berkumpul untuk membahas proker yang akan dijalankan 1 tahun ke depan. Yang terpenting adalah proker yang mereka buat itu semoga mampu memberi manfaat bagi mahasiswa Biologi khususnya, dan UNY pada umumnya. Dengan semangat baru yang ada di setiap jiwa mereka semoga mampu membawa jurusan pendidikan Biologi FMIPA UNY ini semakin baik dari hari ke hari.

Salam Lestari!!